Tuhan Buka Jalan

2 Korintus 2:12-17

Ketika aku tiba di Troas untuk memberitakan Injil Kristus,
aku dapati, bahwa Tuhan telah membuka jalan untuk pekerjaan di sana.
(2Kor. 2:12)

Pernahkah Anda menemui jalan buntu? Menemui jalan buntu mau tidak mau kita harus berhenti, tidak bisa melanjutkan perjalanan lagi, kecuali memutar arah menyusuri jalan sebelumnya. Hidup pun adalah perjalanan untuk menuntaskan tugas yang dipercayakan kepada setiap orang. Bisa saja suatu saat, kita berhadapan dengan jalan buntu.

Rasul Paulus pun sering berhadapan dengan jalan buntu. Ada banyak masalah dan tantangan yang dihadapinya sebagai pemberita Injil. Suatu kali Paulus berhadapan dengan Demetrius yang menyebarkan propaganda supaya orang-orang menentangnya (Kis. 19:21-41). Dalam situasi demikian, iman Paulus tetap hidup. Ia tidak pernah kehilangan harapan. Berkat imannya, Paulus tahu bahwa Tuhan selalu membuka jalan bagi pekerjaan pemberitaan Injil.

Ada sebuah teks doa yang ditulis oleh seorang biarawati. Ungkapan doa ini dapat menolong kita dalam menghidupkan kreativitas supaya dalam menjalani hidup ini kita tidak terhenti di jalan buntu. Doa ini meneguhkan keyakinan bahwa Tuhan pasti membuka jalan. “Tuhan, kami percaya bahwa hidup kami ditopang oleh penyelenggaraan-Mu yang penuh kasih dan perhatian. Kasih setia-Mu memberi harapan pada kami bahwa Engkau menghadiahi kami apa yang baik bagi kami. Engkau membuat kami mampu untuk turut serta dalam usaha penyelamatan manusia dan Engkau akan menyelesaikan karya kami dengan baik. Amin.”


DOA:

Tuhan, kami bersyukur karena di dalam Engkau, kami selalu memiliki pengharapan. Amin.
Mzm. 50:1-6; 1Raj. 11:26-40; 2Kor. 2:12-17

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better