Diutus Dengan Kuasa

… dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.
(Mrk. 3:15)

Pernahkah Anda menyaksikan adegan dalam film Mandarin ketika seorang utusan kerajaan tiba di sebuah rumah atau kerumunan orang banyak, ia turun dari kudanya lalu memperlihatkan meterai kerajaan dan menunjukkan sebuah gulungan surat dan berkata, “Titah Kaisar!” Bagaimana reaksi orang-orang yang mendengarnya? Tentu mereka akan gemetar dan sujud menyembah sampai ke tanah, “Hidup tuanku Kaisar, panjang umur, ribuan tahun usia!” Utusan itu berwibawa dan penuh kuasa bak kaisar sendiri yang hadir. Mengapa? Ia dibekali meterai oleh kaisar.

Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus memanggil keduabelas rasul. Selama ini mereka sudah menyertai Dia, mendengar dan memahami ajaran-Nya serta berusaha meneladani apa yang dilakukan-Nya. Tiba saatnya mereka diutus untuk memberitakan Injil dan mengusir setan. Yesus mengutus mereka bukan dengan tangan hampa. Ia memberi mereka kuasa untuk melengkapi tugas perutusan itu. Kuasa itu adalah agar setiap murid-Nya mampu menghadirkan Yesus di mana pun mereka berada.

Kita adalah murid-murid Kristus. Kristus mengutus kita ke dalam dunia ini untuk memberitakan Kabar Baik. Ia juga memberikan kuasa-Nya kepada kita agar mampu mewujudkan kehadiran-Nya untuk melawan kuasa Iblis, yang hadir dalam pelbagai bentuk kejahatan.

 

REFLEKSI:
Kuasa Yesus jika dipergunakan dengan semestinya pasti akan dapat mengusir kuasa kejahatan.
Mzm. 46; Ams. 8:1-21; Mrk. 3:13-19a

 

Sumber : Wasiat, 24 Januari 2018; https://www.ykb-wasiat.org/wasiat/

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better